Jumat, 05 Mei 2017

Puisi Tentang Sebuah Hati

Tentang Sebuah Hati

Manakala hati berbalut sepi
Saat dirimu sendiri menatap hari
Dan kau biarkan sebuah asa terbuang  hilang
Bersama bayang-bayang kenangan yang indah
Lenyap terganti oleh nestapa yang tiada bertepi

Kulihat tetes air mata mulai mengalir
Meredupkan cahaya bintang di wajah nan ayu
Isak tangis lirih pun mulai menyapa
Dan sebuah tanyapun mulai terucap
Mampukah tegarku akan bertahan?

Dengan bimbang kau langkahkan kaki tanpa arah
Menapak jalan samar tiada terang
Melintasi badai tanpa naungan
Lakasana bahtera tanpa nahkoda
Yang terhempas ke dinding karang

Bersama waktu telah kau jalani
Sunyinya hati yang tiada bertepi
Masihkah ada sebuah harapan?
Untuk utuhkan cinta dan jiwa
Kembali berpadu di sisa hidup ini

Puisi Entahlah ( Mungkin gundahku )

Entahlah

Setiap helaan nafas yang kurasa
Setiap detak jantung yang kudengar
Terasa kian memburu
Entah apa yang sedang berkecamuk

Tiada pengertian yang cukup untuk menanti
Sebuah jawaban yang kian tak pasti
Membungkam asa untuk melambung tinggi
Entahlah....

Dan kubiarkan diri ini terhanyut arus takdir
Berdiam mencoba sadar dan mengerti
Sebuah makna hidup yang terus bergulir
Apakah hanya menunggu untuk terhenti?



Video musikalisasi puisi

Puisi Semua untuk KITA

Semua untuk KITA


Kala sebuah hati telah terpaut
Disaat jiwa ini telah memilih
Dan ragapun telah bersatu
Separuh hidup ini bukan milikku lagi

Ketika hidup sudah terikat janji
Tiada lagi pribadi yang merdeka
Tak akan ada lagi kata aku dan kamu
Hanya kita...ya hanya kita

Segala mimpi...
Segala asa...
Segala rasa...
Dan semuanya...untuk kita



Puisi Rinduku untukmu Ayah

Rinduku untukmu Ayah


Ketika seraut wajah membayang di pelupuk mata
Mengingatkan ratap tangisku saat kepergianmu
Sedihku pun masih terasa saat bayang dirimu datang menyapa
Walaupun waktu sudah bergulir sedemikian lama
Namun bayangmu tak pernah usang di benak ini

Indah cerita lama pun kembali terpapar
Ingatkan riang masa kecilku bersamamu
Kala rengkuh kuat tanganmu sirnakan takut dan raguku
Tiada pernah kurasa keadaan sulit yang berarti
Saat aku berada dalam naunganmu

Bahagiaku pun masih melekat sampai kini
Saat kasih sayangmu melingkupi diri ini
Saat perhatianmu tak lepas dari diriku

Masih terbayang jelas dalam ingatanku
Indahnya kenangan melintas silih berganti
Menebar jaring rasa ingin engkau kembali

Dan saat ini….
Hanya tetes air mata yang mampu menitik
Kala rindu hati mengusik ingatan tentang dirimu
Dan kuingin rasakan masa itu untuk dapat kembali
Walau kutahu semua itu…tak akan pernah kembali nyata

Ayah…..
Salam hormat dan rinduku untukmu
Semoga damai selalu di keabadianmu

Tonton juga video yang lain di Channel Ungkapan Hati