Senin, 07 November 2016

Puisi: Hanya Setengah Jiwa

Masih kucium aroma cinta yang baru mekar
Masih terlukis bayang senyum indah di bibirmu
Hangat pelukmu pun masih kurasakan
Semua masih hangat dalam ingatan dan benakku
Seolah engkau masih berada dihadapanku

Kucoba untuk mengerti akan semua ini
Kurenungkan untuk dapatkan makna yang hakiki
Mengapakah engkau berlalu terlampau dini?
Membuat layu dan mati sebuah harapan hati
Mengundang mendung untuk selimuti mentari pagi

Kasih...
Masihkah engkau merasakan getar yang pernah sama?
Masihkah ada kerinduan hati untuk saling menyapa?
Ataukah semua sudah berlalu tiada jejak tersisa?
Kepergianmu masih mengundang tanya tiada jawab

Mampukah kuulang sebuah cerita indah?
Akankah kudapatkan sucinya sebuah cinta?
Gantikan manisnya kasih yang penah kurasa
Pulihkan pedih luka robeknya sebuah rasa
Dan kucoba untuk tegar walau hanya setengah jiwa


Tidak ada komentar:

Posting Komentar